Artikel Terfavorit

Sabtu, 21 Juli 2012

Sebuah Renungan

Ini pengalaman pribadi, ada kejadian lampau, ada kejadian yang baru. Tapi semua gw anggap itu “Guru” dan teguran dari Allah SWT, bahwa berbuat baik, tidak selamanya hasilnya akan baik. Insya Allah saya Ikhlas.

Lilin = benda terbodoh yang ada di dunia 
Tau Lilin kan? yak, benar banget. Lilin adalah benda yang bisa menerangi seisi ruang dengan nyala api dari sumbunya. Selama Api menyala, dia tidak akan teriak meski tubuhnya meleleh. Ia akan padam jika ada angin yang meniup api pada sumbunya atau habis terbakar. Pengertiannya: Sebatang Lilin dapat memberikan aneka inspirasi dengan sinar-sinar mungilnya. Lilin mampu menunjukkan kepada orang di ruangan itu sebuah manfaat. Namun setelah bermanfaat bagi yang lain, dia akan hancur, luluh lantah, dan kemanfaatannya nyaris selesai.

Tapi paling tidak, menjadi lilin adalah pilihan yang gagah, menerangi dan mencoba memberikan seberkas cahaya, meskipun cahaya itu akan menghancurkan dirinya sendiri. Tapi bukankah untuk itu lilin itu ada dan dengan begitu lilin itu berarti. Awal tujuan dari dibuatnya lilin itu adalah untuk menerangi kegelapan. Walau ketika dia menjalankan fungsinya harus merelakan bagian tubuhnya yang perlahan terkikis dan hancur tapi dia toh sedang menjalankan fungsinya, memberikan penerangan, hmmm …

Walaupun dia akhirnya hancur tapi dia telah berguna … dia berfungsi dalam hidupnya, hidupnya gak sia2, selama hidupnya dia tetap bermakna dan selalu bermakna. Dan mungkin itu kebahagiaan terbesar bagi lilin yang telah menerangi kehidupan walaupun membuat dirinya hancur. Dan begitulah gw …

Kalo dipikir pikir, Goblok ya gw … tau gitu dari dulu mending mikirin diri sendiri dah …

Senin, 16 Juli 2012

Emansipasi = Gerbang Kehancuran Wanita

Palu Arit a.k.a Love n Piss  
Apakah feminisme itu hanya berkaitan dengan sisi kodrati soarang wanita yang lembut, halus dan gemulai? Mengapa sekarang banyak wanita yang terpengaruh dengan selogan-selogan emansipasi? Bukankah emansipasi hanya menjadikan wanita terlihat hina karena tidak di eklusivkan oleh sosialnya, sementara Tuhan memuliakan wanita lebih dari para pria. Seperti kutipan dari penuis terkenal La Rose yang pernah berdialog dengan kawan-kawannya:

“Saya rasa wanita zaman sekarang mesti mengubah sifat yang terlalu lembut. Dunia makin keras, tak mungkin wanita dengan kelembutan dapat bertahan.” Cukup panjang lebar kami coba mencari definisi tentang ‘kelembutan; wanita. Akhirnya kami sama-sama menyadari, justru tatkala wanita ‘kehilangan kelembutannya’ saat itu ia kehilangan sesuatu yang amat berharga dalam kehidupannya.

Apabila kita membaca kisah-kisah wanita yang tabah, tegar, maka kita akan mendapatkan kesimpulan bahwa mereka adalah wanita-wanita yang ‘lembut’. Wanita yang memiliki harga diri karena dia tegar dan tabah, dia tidak kasar dan ankuh. Seakan dia berdiri sendiri terpisah jauh dari sesama wanita lainnya, malah merasa lebih dari sesama manusianya. Hal ini seringkali menimpa wanita yang nampaknya sudah maju dalam karirnya, sudah mandiri, tetapi sesuatu yang paling mendasar dari dalam diri wanita-nya sudah pupus!

Emansipasi sering membuat wanita menjadi tidak menarik lagi, bahkan merugikan kaum wanita. Emansipasi membuat wanita menjadi seperti lelaki.. lelaki yang kasar. Mau tidak mau jika wanita sudah masuk dalam dunia lelaki maka kelembutan mereka berangsur-angsur akan hilang, sifat yang lembut adalah perpaduan antara beberapa sikap hidup, antara lain; pengertian, rasa simpati, murah hati, empati, mau memaafkan, kesabaran , tidak takut menderita, kasih sayang dan masih banyak lagi sikap hidup dan sifat baik lainnya yang membentuk hati dan jiwa wanita.

Seringkali apa yang disebut Feminim hanya diartikan sebagai ciri khas, tetapi sebenarnya ini lebih banyak berkaitan dengan kepribadian yang amat mendasar. Kelembutan bukan keloyoan yang memantulkan sesuatu yang feminim, sebaliknya wanita yang tidak feminim memang kehilangan sesuatu yang amat berharga. Banyak pria yang gembira ketika berteman dengan wanita yang tidak feminim, karena dengan begitu para pria dapat leluasa memperlakukan wanita itu tak ubahnya seperti lelaki. Hal ini banyak sekali terjadi pada wanita karier. Para wanita karier sering merasakan ‘kehampaan’ karena tidak merasakan cinta dari lawan jenisnya.

Wnita yang sudah tidak feminim lagi, tidak segan-segan menantang siapa saja, tak menjadi soal apakah pria atau wanita. Wanita seperti ini berpendapat bahwa ciri khas emansipasi antara lain mereka harus berlawanan dengan lelaki? Inilah masalah yang sering melanda wanita yang merasa amat maju, pintar lalu ia menempatkan dirinya diatas manusia lain!

Ketika logika melawan kuasaNya?


Senin, 02 Juli 2012

Menanam Kiwi yuuk...



Waktu ke supermarket, penasaran sekali lihat buah kiwi terpanjang dideretan buah impor.
Rasa penasaran apakah pohon ini bisa tumbuh dan berbuah di Indonesia? Saya coba searching di google tentang buah kiwi ini.
Akhirnya ketemu berita di halaman web majalah Trubus, ternyata pohon kiwi bisa berbuah di Indonesia. Akhirnya saya coba untuk membibitkan tanaman ini.

Biji buah kiwi saya coba rendam di air hangat kemudian ditiriskan dan dikeringkan dengan tisu.
Biji buah kiwi dalam tisu disimpan di tempat gelap selama 1 malam untuk merangsang tumbuhnya kecambah. Biji-biji kemudian di semai di tanah humus dan sebar biji secara merata. Simpan semaian biji kiwi di naungan supaya tidak kena matahari langsung.
Tunggu selama 3 hari dan perhatikan kecambah-kecambah biji kiwi akan tumbuh dengan baik.

Setelah seminggu-10 hari atau setelah muncul daun 2 lembar, semaian biji kiwi sudah bisa dipindahkan di pot-pot kecil.

Setelah tumbuh 3 bulan batang mulai panjang

Kiwi bisa berbunga setelah berusia 3 tahun, masa siklus tumbuh bunga 8 bulan. 
Selamat mencoba menyemaikan biji kiwi, semoga saja nanti dapat tumbuh dengan baik dan dapat berbuah di Indonesia.

Artikel Populer

Labels