Artikel Terfavorit

Jumat, 20 September 2013

Untuk Lahirkan 1 Unit Skutik, AHM Butuh Waktu 5 Detik Saja

PT. Astra Honda Motor (AHM) merupakan perusahaan produsen sepeda motor terbesar sekaligus memiliki pangsa pasar cukup luas di Indonesia. Saat ini PT. AHM telah memiliki 3 unit pabrik sebagai pusat produksi dan sebuah parts centre, masing – masing adalah Sunter Plant 1, Pegangsaan Plant 2, Cakung Parts Centre, dan Plant 3 Cikarang.


Untuk Plant 3 saja di Cikarang, Bekasi, mampu merakit 720 skutik berbagai varian per jam. Artinya dalam 5 detik AHM mampu melahirkan 1 unit skutik. Pabrik yang sekarang memproduksi BeAT Fi, Vario Series dan Scoopy Fi ini memiliki 4 line produksi.

Plant 3 Cikarang ini merupakan pabrik terbesar AHM. Setiap satu line-nya melahirkan satu sepeda motor otomatik dalam waktu 20 detik.

Per hari jumlah produksinya bisa mencapai 9.600 unit, yang dikerjakan dalam 2 shift dengan total jam kerja 16 jam.

K25 on row assembly

K16 final inspections

Kamis, 12 September 2013

Uji Tabrak New Avanza - Xenia (Dual Airbag)



Uji tabrak untuk keselamatan digelar ASEAN NCAP. Tercatat ada 11 mobil yang ikut dalam pengujian ini, dimana seluruhnya adalah mobil yang berpopulasi di Asia Tenggara.

Ada tiga mobil yang meraih rating bintang lima untuk keselamatan. Bintang lima mengartikan bahwa mobil tersebut memiliki tingkat keselamatan pengemudi dan penumpang yang terbaik. Tiga mobil itu adalah Toyota Prius, Honda Civic dan Subaru XV.

Fase pengujian ini sudah rampung dilaksanakan. Malaysian Institute of Road Safety Research (MIROS) merilis hasil uji tabrak yang dilakukan ASEAN New Car Assessment Programme (ASEAN NCAP), di Taman Kajang Sentral.

Delapan mobil menjadi subjek dalam pengujian tabrakan depan, dengan kecepatan mencapai 64 km/jam. Prius, Civic dan Subaru XV meraih bitang lima. Prius mencatat perlindungan 86 persen untuk anak-anak dengan tujuh airbag.

Honda Civic mencatat perlindungan 82 persen untuk penumpang anak dengan dua airbag. Sedangkan Subaru XV mendapat nilai 67 persen buat anak, dengan airbag berjumlah tiga buah.

Yang menarik mobil sejuta umat di Indonesia, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia juga disertakan di uji tabrak ini. Avanza dan Xenia baru saja mendapatkan revisi di sektor keamanan dengan menggunakan dual airbag.

Toyota Avanza yang diuji adalah model 1.3 E transmisi manual rakitan 2013. Untuk penumpang dewasa mendapatkan rating bintang lima. Hanya saja perlindungan anak cuma mendapatkan nilai 38 persen.


Sedangkan Daihatsu Xenia yang diuji adalah tipe R 1.3 transmisi manual rakitan 2013. Penumpang dewasa mendapatkan rating bintang empat, dan penumpang anak-anak terlindungi 33 persen, plus dual airbag.

Beberapa mobil lain yang beredar di Indonesia juga ikut uji tabrak ini, seperti Suzuki Swift, Mazda2 sedan, Mitsubishi Mirage dan Mitsubishi Pajero Sport. Semuanya rata-rata mendapatkan rating bintang empat.

Toyota Prius 2013 – Adult: , Child: 86%, Airbags: 7
Honda Civic 1.8 A/T 2013, – Adult: , Child: 82%, Airbags: 2
Subaru XV 1.6i 2013 – Adult: , Child: 67%, Airbags: 3
Suzuki Swift 1.4 GLX 2013 – Adult: , Child: 77%, Airbags: 2
Mazda2 1.5 MZR sedan 2013, – Adult: , Child: 78%, Airbags: 2
Mitsubishi Mirage GLS/GLS Ltd 2013, – Adult: , Child: 43%, Airbags: 2
Toyota Avanza 1.3 E M/T 2013 – Adult: , Child: 38%, Airbags: 2
Perodua Alza 1.5 S A/T Standard 2013 – Adult: , Child: 46%, Airbags: 2
Nissan Almera 1.2 E CVT 2013 – Adult: , Child: 52%, Airbags: 1
Daihatsu Xenia R 1.3 M/T 2013 – Adult: , Child: 33%, Airbags: 2
Mitsubishi Pajero Sport GT 2013 – Adult: , Child: 40%, Airbags: 2

Itu yang dilakukan uji tabrak new Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia dalam kecepatan 64km/jam. (Padahal yang kecelakaan dijalan rata-rata diatas kecepatan itu)
Pertanyaannya, mengingat air bag tersebut merupakan fitur keamanan baru dan tercanggih di new Avanza Xenia, pada model lama yang gak ada fitur airbag nya kalau di uji tabrak dapet point bintang berapa ya?


Silahkan dinilai sendiri deh... 

Dibalik Layar Balapan Motogp, Sibuknya Luar Biasa

Selama ini bro en sis semua bisa nonton balapan sambil leyeh-leyeh di kursi malas, atau di atas ranjang empuk di rumah. Ini nonton balap atau mau ngapain sih…? Pokoknya selama ini ente semua bisa menikmati balapan dengan nyaman sambil ngelontarin banyak komentar ke pembalapnya. Atau ngatain pembawa acaranya di Trans7 buat yang nggak pake TV berbayar. Tapi bro en sis nggak tau kan gimana repotnya persiapan pelaksanaan tiap serinya?


Bayangin dehh… Dalam satu seri ada tiga kelas yang dilombakan, Moto2, Moto3, dan Motogp. Totalnya ada 97 pembalap yang akan bertarung di trek selama akhir pekan. Selain pembalap, ada 1.400 staf yang akan bekerja di dalam dan sekitar paddock dan 100 orang dari perusahaan pendukung. Selain itu ada 800 orang dari penyelenggara 350 di antaranya adalah marshal yang jagain pinggiran lintasan saat balapan. Dari Dorna sendiri, ada 180 orang yang akan memastikan kelancaran jalannya balapan. Dorna adalah organisasi penyelenggara balapan MotoGP. Dorna bertanggung jawab terhadap kualitas event dan juga mengurusi sponsor event. Terakhir ada sekitar 600 wartawan dari 54 negara di seluruh dunia yang akan datang ke setiap seri GP. Artinya ada lebih dari 2.500 kepala dari official berseliweran di sirkuit setiap serinya, belum lagi dari penonton.

Mereka berkerja supaya balapan itu tetap jadi tontonan olahraga balap motor nomer satu seantero jagad. Pekerjaan mereka tentu harus didukung dengan logistik yang jumlahnya nggak sedikit, termasuk logistik setiap tim. Makanya nggak heran dalam setiap seri berjejer mobil-mobil segede gaban di parkiran sirkuit sebagai mobil pengangkut barang dan logistik, atau sebagai sebagai hospitality.


Dalam setiap pengangkutan logistik balapan dari satu negara ke negara lain, selama 2013 akan didukung oleh 3 pesawat Boeing 747 Jumbo Jet yang akan menerbangkannya ke negara tujuan. Termasuk safety car BMW seri M. Lalu ada 600 kontainer raksasa yang akan diisi dengan segala material pendukung balapan. Kemudian ada 50 truk besar yang akan digunakan untuk perjalanan dari dan ke bandara. Setiap penerbangan, bobot yang angkut mencapai 270 ton. Detilnya, 180 ton dari peralatan dan motor, TV dan perlengkapan Dorna Sport 50 ton, alat promosi dan periklanan 23 ton dan peralatan timing 7 ton.
Operations coordinate the transport of Dorna’s materials between Grands Prix.
For events outside of Europe, Operations is also responsible for the transport of material for the entire Paddock, including bikes and all team equipment. To aid this three Boeing 747 cargo aeroplanes transport more than 270 tonnes of material.
Additionally, supporting the Commercial department, Operations is also responsible for assembling the MotoGP VIP Village™, trackside advertising and the Commercial Area which is accessed by the public.






Dalam satu musim, semua itu berterbangan dari satu negara ke negara lain dengan menempuh jarak kira-kira 90.000 km.

Mulai musim 2013 dan ke depan, tekanan baru akan menunggangi pundak mereka yang terlibat dalam logistic. Bahkan sebelum bendera finish dikibarkan di race Indianapolis, USA pada Minggu malam, sebagian barang sudah dalam perjalanan menuju seri berikutnya di sirkuit Automotodrom Brno, Republik Ceko.

Kebayangkan repotnya mereka yang terlibat di MotoGP..








courtesy: dorna sport





Senin, 02 September 2013

Wisata Eksotis nan Mistis di Trunyan Bali

Unik, Tengkorak dan tulang belulang manusia berserakan di sisi timur Danau Batur, Kabupaten Bangli, Bali tepatnya di Desa Terunyan, adat masyarakat sekitar tidak pernah mengubur atau membakar mayat (ngaben) tapi diletakkan begitu saja di suatu tempat khusus. Meskipun jenazah dibiarkan begitu saja, tidak tercium bau busuk yang sangat menyengat.

Menurut mitos, dari zaman dahulu mayat sengaja tidak dikubur dalam tanah untuk menghalangi wangi semerbak dari Taru Menyan (Pohon Wangi) yang konon menyebar sampai ke Jawa. Karenanya raja yang berkuasa di Terunyan pada waktu itu takut daerahnya diserang oleh Raja Jawa lantaran harumnya pohon Taru Menyan, maka beliau berinisiatif menetralisir bau yang kelewat harum itu dengan tidak mengubur mayat masyarakat yang meninggal dunia agar tidak diserang. Akhirnya sampai kini tradisi itu masih dipegang teguh oleh masyarakat desa Terunyan dan menjadi daya tarik wisata eksotis lewat tradisi yang bisa dibilang ngeri.

OK, nabung dulu buat bagpacker ke Bali, dan Terunyan akan menjadi destination list yang tidak akan dilewatkan.

Pintu masuk ke areal pemakaman Terunyan
Jasad wanita dibiarkan bersandar pada gapura pintu masuk
Welcome to Kuburan Terunyan
Batang pohon Taru Menyan yang diyakini mengeluarkan wangi
Human skull
Areal tempat penyimpanan mayat
Barang keseharian jenazah sebelum meninggal dikumpulkan dekat jasadnya
Ancak Saji terbuat dari bambu sengaja dibuat untuk menandakan
areal penyimpanan jasad
Banyan tree and bamboo cages for the deceased
The deceased bodies rot in bamboo cages
The body of a young lady left out in the open to decompose
*dari berbagai sumber

Senin, 08 Oktober 2012

Pasang Dudukan Kamera Digital di Motor

Kalau suka membaca beberapa RR yang tersaji di forum atau pada webs/blogs adventure ride, maka selain foto kita juga lihat di situ ada video yang dapat kita nikmati.
Untuk bikin klip perjalanan ketika touring selain menggunakan kamera khusus perekam Action Sport tapi harganya lumayan mahal, kita dapat memanfaatkan digital kamera yang memiliki fitur rekam video untuk mengabadikan momen saat riding.
Dari beberapa cara bagaimana menggunakan camdig sebagai perekam, diantaranya adalah rider dengan salah satu tangannya memegang kamera dan merekam, tapi cara ini gak dianjurkan loh! bisa bahaya. Atau biar gak repot minta tolong boncenger untuk merekam perjalanan pada saat diinginkan.
Lalu bagaimana jika kita tidak membawa boncenger? Ada cara mudah mengakali hal tersebut yakni dengan cara membuat dudukan/pegangan kamera digital pada motor. Dudukan kamera ini dapat di-attach atau menempel pada stang motor, braket box atau pada tempat yang mungkin dapat digunakan. Gak perlu mahal-mahal buat bikin dudukan camdig tersebut.


Ane mau share bagaimana membuatnya, ide ini dapat anda kembangkan sendiri karena ane hobi jeprat-jepret ambil gambar dan video.
Yuuk cekidot:

Pertama sediain besi plat setebal 2-3mm dengan ukuran 8x3cm keduan ujungnya dilubangin ukuran baut 14 dan 10. Kalo ane pakenya besi plat bekas klip setebal 1mm dapet nemu setelah ngubek2 kotak perkakas yang kebetulan udah ada lubang dikedua ujungnya. Hehehe ... kayaknya  1mm terlalu tipis buat dudukan camdig dimotor, biar kuat ane lapis jadi 2 plat.
Alat lainnya sediain mur+ring tambahan ukuran 14 buat ngejepit dudukan camdig pada drat tangkai spion sebelah kiri.

Besi plat+mur+ring 14
Kalo peralatan tadi sudah ada, lanjut ke pemasangannya. Buka dulu spion sebelah kiri, lepas mur pengikatnya, masukin mur tambahan ke ujung batang spion, lalu besi dudukan camdig, tambahin ring biar paten, terakhir masukin lagi mur bawaan spionnya, posisinya seperti gambar dibawah ini:

Skema pemasangan braket kamera

Posisi dudukan/braket kamera di tangkai spion
Dudukannya udah paten, sekarang coba pasang camdignya ke dudukan, untuk nempelin camdig ke dudukannya, pake baut ukuran 10, hampir semua camdig/handycam pasti ada lubang dudukan tripod dibagian bawahnya dan ukurannya pasti sama, ukuran baut 10.



Gambar-gambar diatas terlihat lubang dudukan pada camdig, baut ukuran 10+ring dan karet bantalan kamera yang fungsinya buat meminimalisir getaran. Cara pasang camdig pada dudukan yaitu dengan memasangkan baut dari bawah, dan diantara camdig dengan dudukannya diberi karet bantalan. Lalu kencangkan baut 10 jangan sampai kendur.


Sekarang posisi camdig sudah paten nemplok dimotor, tinggal di coba ngerekam videonya, Oiya ... buat jaga2 aja takut baut2nya lepas atau copot, tali pada camdig wajib dicangkolin ke tangkai spion, kan gak lucu kalo lagi enak2 riding sambil ngerekam camdignya jatoh, Amit2 kan? Hehehe ...


Oke, berikut ane lampirin hasil video dari camdig yang ane ambil kemarin pas ngetes riding di jalan ke Gunung Karang. Vibrasinya masih kerasa kasar, mungkin masih belum sempurna penempatan braket camdig yang ane buat, next pasti akan ada riset untuk penyempurnaan lagi. hehe ... Smoga bermanfaat.

Sabtu, 06 Oktober 2012

Pasang Weight Balancer di BeAT, Solusi Usir Pegal.

Honda BeAT, sejatinya merupakan motor matik yang tergolong kasta mungil nan imut, lincah dengan handlingnya yang sangat nyaman. Dibalik kenyamanannya, ada sedikit sesuatu yang menganggu, hehehe .... Apa itu? itu loh, kalo libas jalanan keriting setang si beat ikutan getar-getar. Kenapa bisa getar-getar? ya itu tadi loh, BeAT didesain agar lebih lincah makanya diujung stang tanpa dibekali weight balancer sejenis pemberat atau biasa disebut jalu stang.


Solusinya biar tangan gak gampang kesemutan kalo dijalan bumpy, bisa ditambahin balancer tersebut, banyak pilihannya, harga kisaran 15-75rb tergantung selera dan kantong aja.
untuk pasang balancer di beat, tentunya harus ngebolongin karet handle grip, karena sayang dan males juga buat ngebolongin, bisa diganti pake karet handgrip motor2 yg udah pake balancer, di beat ane pake handgrip punya adiknya, Spacy!
Spacy fi sendiri udah ada balancernya loh walaupun kecil mungil.


untuk HET handgrip spacy bisa dilihat gambar dibawah:
Sepasang kiri-kanan seharga Rp 22.500,-. Karena AHASS dimari gak ready stok tu barang, terpaksa ane pesan secara online.
Handgrip spacy fi punya tekstur yang lembut dibanding handgrip bawaan beat perbandingannya seperti ini:

Langsung aja dipasang, yang sebelah kiri tinggal lepas aja dari besi stang, kalo susah agak diputer2 biar lemnya lepas. Yang kanan karena ada throttle jadi terpaksa mesti bongkar batok dulu, trus lepas ujung tali gasnya, lalu rakit  lagi seperti semula.

Selesai pasang handgrip, gak lucu dong kalo ujungnya bolong melongpong, nanti malah ada sesuatu yang masuk ke pipa stang, kan jadi repot tuh!
Sesuai judul, langsung aja pasang balancernya. Ane beli seharga 20rb tanpa merk, mungkin barang abal2, wis lah yg penting kece dan gak geter2 lagi stangnya. hehehe ...


Pasangnya juga sangat gampang lho bro, tinggal masukin karet penahan balancernya ke pipa ujung stang, trus kencengin pake obeng plus. Ada sedikit perlakuan khusus buat pasang yang sebelah kanan, jangan terlalu rapet sama karet handgrip, kasih celah sekitar 1-2mm karena kalo rapet gasnya seret dong ... 


Handgrip Spacy fi dan weight balancer handle udah kepasang di beat, sekarang makin paten nih handlingnya, gak gampang kesemutan dan pegel lagi kalo lewat jalanan bumpy dan menambah kece penampilan. Hehehe ... Smoga bermanfaat.

Artikel Populer

Labels